Rabu, 21 Januari 2015

Ringkasan Sosok Koran Kompas Ratnaganadi Paramita "Tetap Ingin Mengabdi Pada Indonesia"

Ratnaganadi Paramita, seorang wanita muda kelahiran Jakarta, 8 November  1992 yang berhasil menerima Satyalencana Wira Karya bidang Sains dan Seni dari Presiden Republik Indonesia. Semangat juang wanita muda ini semakin membara. Ia enggan berhenti untuk melebarkan sayapnya dengan berkarya untuk Tanah Air tercinta, Indonesia.

Pada tahun ini, ia berhasil menyelesaikan pendidikannya di bidang Neurosains di  Universitas California, San Diego, Amerika. Dan hal yang membanggakannya lagi, ia berhasil menggenggam beasiswa penuh selama 4 tahun mengemban pendidikannya disana.

Wanita cantik ini telah mendapatkan berbagai tawaran untuk bekerja di negara asing. Namun, karena rasa cintanya yang begitu besar pada Indonesia akhirnya ia memutuskan untuk kembali ke Indonesia. Dan ia berusaha untuk mengembangkan neurosains.

Ketertarikannya dalam bidang neurosains bermula saat mengamati cara anak belajar di pendidikan formal yang terlalu dibebani beragam pelajaran dan diminta untuk mengetahui dan meghafal sementara hanya di berikan porsi yang sedikit untuk anak mengasah kemampuan berfikir dan memecahkan masalah.  Pada nyatanya, kita bisa mengubah kebiasaan tersebut dengan satu hal, yaitu kemauan. Anak - anak dapat diajak untuk berdiskusi sebuah masalah dan diajak untuk mencari solusi. Dan dengan neurosains, otak dapat dibantu untuk bekerja secara lebih optimal serta fokus terhadap hal - hal yang jauh lebih penting



Ringkasan ini hanya ringkasan dari artikel aslinya yang terdapat pada koran Kompas bagian sosok

Tidak ada komentar:

Posting Komentar